MENGENAL
OBJEK WISATA
DI
PULAU BALI
Laporan
Perjalanan Ini Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu
Tugas Bahasa
Indonesia Semester II
SMA Negeri 1
Rembang Purbalingga
Tahun Pelajaran
2013/2014
Disusun Oleh :
Nama :
Kelas :
NIS :
SMA
NEGERI 1 REMBANG
TAHUN
PELAJARAN 2013/2014
PENGESAHAN
Laporan perjalanan ini telah disetujui dan disahkan oleh guru
pembimbing pada :
Hari :
Tanggal :
Tempat : SMA
Negeri 1 Rembang
Mengetahui
Kepala SMA
Negeri 1 Rembang Guru
Pembimbing
Joko Mulyanto, S.Pd. Dra.
Henifah
NIP. 19651023 198901 1 001 NIP.
19680520 2007011 2 026
MOTTO
- Allah menginginkan orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang diberi pengetahuan beberapa derajat.
- Koreksilah diri anda sendiri sebelum mengoreksi orang lain
- Jangan mencampuradukkan antara dugaan dan kepastian
- Dan bersama kesukaran pasti ada kemudahan, karena itu bila selesai suatu tugas mulailah tugas yang lain dengan sungguh-sungguh. Hanya kepada Tuhanmu hendaknya kau berharap.
- Kesalahan adalah pengalaman dan pengalaman guru yang berharga
- Ilmu tanpa diamalkan ibarat pohon tak berbuah
- Kegagaglan adalah keberhasilan yang tertunda
- Memperoleh kemenangan lantaran bertambah seorang teman lebih berharga dari pada kemenangan cinta dari seorang perempuan.
- Kegagalan adalah keberuntungan yang tertunda
- Menjadi lebih baik dari kemarin
- Cintailah pribadi yang membuat kita menjadi pribadi tangguh
- Sebaik-baik teman adalah yang dapat dipercaya
- Sungguh, Allah tidak akan mengubah nasib suatu sampai mereka sendiri mengubah nasib suatu kaum sampai mereka sendiri mengubah dirinya.
PERSEMBAHAN
Laporan perjalanan ini penulis persembahkan kepada :
1.
Bapak
Joko Mulyanto, S.Pd selaku Kepala SMA Negeri 1 Rembang
2.
Ibu
Tri Pujiningsih, S.Pd selaku wali kelas XI IPS 3
3.
Ibu
Dra. Henifah selaku guru pembimbing
4.
Bapak
dan ibu guru serta staf karyawan SMA Negeri 1 Rembang
5.
Ayah
dan ibu serta keluarga tercinta yang ikhlas hati telah membina dan mendampingi
saya.
KATA
PENGANTAR
Dengan
puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan taufik dan hidayah-Nya,
sehingga Laporan Karya Wisata ke Pulau Bali ini dapat terselesaikan. Karya
wisata ke Pulau Bali ini sangat diperlukan karena bisa memotivasi seluruh siswa
agar lebih bisa memahami arti budaya di setiap daerah. Di dalam buku ini juga
terdapat penanaman akan nilai-nilai edukasi dan estetikanya yang berakar pada
tradisi budaya bangsa. Hal ini juga sangat berguna bagi siswa dalam proses
penanaman jati diri bangsa. Oleh karena itu, adanya Laporan Karya Wisata ke
Pulau Bali ini bisa menunjang motivasi siswa.
Dengan
selesainya Laporan Wisata ke Pulau Bali ini, penulis ingin mengucapkan terima
kasih kepada:
1.
Bapak
Joko Mulyanto, S.Pd selaku kepala SMA Negeri 1 Rembang
2.
Ibu
Tri Pujiningsih, S.Pd selaku wali kelas XI IPS 3
3.
Ibu
Meyliana Alamsari, S.Pd selaku guru Bahasa Indonesia
4.
Ibu
Dra. Henifah selaku guru pembimbing
5.
Bapak
dan ibu guru serta seluruh karyawan dan karyawati SMA Negeri 1 Rembang
Penulis
menyadari bahwa sebagai manusia yang memiliki keterbatasan, tentu hasil karya
ini tidak luput dari kesalahan. Sesuai kata pepatah “Tiada Gading Yang Tak
Retak” dan sesuai kata bijak, tiada yang sempurna dalam hidup. Dengan segala
kerendahan hati penulis mohon kritik dan saran yang bisa membantu memperbaiki
kesalahan yang ada pada laporan karya tulis ini. Dan atas krtik dan sarannya,
penulis ucapkan banyak terima kasih. Dengan upaya dan semangat meningkatkan
ilmu pengetahuan. Semoga karya penulis ini dapat bermanfaat bagi kita semua
Penulis
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Pembuatan Laporan
Bali
merupakan salah satu pulau di Indonesia yang mempunyai beragam budaya, tradisi
dan adat istiadat yang khas. Disetiap rumah di Bali terdapat tempat ibadah yang
berada di depan rumah penduduk. Penduduk melakukan ritual tersebut secara
rutin. Di bali juga terdapat adat istiadat yang sangat mencolok yaitu upacara
ngaben atau upacara pembakaran mayat. Tidak semua penduduk melakukan upacara
tersebut, seringnya dilakukan oleh orang-orang atau keluarga yang berada dan
keturunan bangsawan.
Mayoritas
agama di Bali adalah Hindu, sebagiannya beragama Islam dan Budha. Bali terbagi
menjadi 52 kecamatan, yang terdiri dari 8 kabupaten dan kota madya yaitu
Denpasar. Bali terkenal dengan apresiasi masyarakatnya yang tinggi terhadap
karya seni, diantaranya seni patung, seni pahat, seni lukis, seni musik dan
tarian tradisional. Bali disebut juga Pulau Seribu Pura atau Pulau Seribu
Candi, karena pura atau candi ditemukan di semua tempat, di pintu gerbang desa,
di depan kantor-kantor pemerintah, bahkan di depan rumah penduduk.
Terlepas
dari perkambangan dunia modern, namun masyarakatnya mampu menjaga kelestarian
dan kelangsungan budaya, keyakinan dan tradisi mereka dalam keasliannya
masyarakat Bali. Demikian juga berhubungan dengan pariwisata, Bali merupakan
tujuan wisata paling utama dan paling diminati, keindahan alam di Bali dapat
berupa pantai, pegunungan, danau dan masih banyak lagi.
B.
Tujuan Pembuatan Laporan
Sasaran
utama karya tulis adalah meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa-siswi SMA
Negeri 1 Rembang. Tujuan dari karya wisata ke Pulau Bali antara lain :
1.
Untuk
menambah wawasan dan pengetahuan tentang kesenian, kebudayaan dan adat istiadat
di Bali.
2.
Untuk
melengkapi tugas karya tulis bahasa Indonesia
3.
Sebagai
proses belajar mengajar semester genap untuk mengenal alam dan kebudayaan
Indonesia khususnya Bali.
4.
Sebagai
sarana rekreasi dan refresing
5.
Untuk
merefresingkan otak, sebelum latihan ulangan semester genap atau kenaikan
kelas.
C.
Manfaat
1.
Sebagai
tambahan materi di luar sekolah
2.
Melatih
siswa agar dapat mengolah laporan widya wisata
3.
Menambah
pembendaharaan pustaka sekolah yang menunjang minat baca siswa agar
pengetahuannya lebih luas.
D.
Metode Pengumpulan Data
Dalam
karya tulis ini penulis menggunakan beberapa metode antara lain yaitu :
1.
Observasi
Metode observasi adalah suatu metode pengumpulan data dengan cara
meninjau objek atau tempatnya secara langsung untuk mendapatkan data yang
akurat dan ilmiah, kemudian dikembangkan dalam karya tulis ilmiah. Untuk
mendapatkan bukti dalam hal penulisan karya tulis ini penulis langsung menuju
objek wisata Pulau Bali.
2.
Library
atau Kepustakaan
Metode library adalah suatu metode pengumpulan data dengan cara
penulis menvari sumber dari buku-buku referensi yang ada kaitannya dengan tema
karya tulis ini guna memperkuat dan mengembangkan materi pada karya tulis ini.
3.
Internet
Internet adalah salah satu media untuk komunikasi sekaligus untuk
mencari informasi dari berbagai sumber. Biasanya metode ini adalah metode yang
paling efektif, karena dapat menghemat waktu sekaligus banyak sumber-sumber
atau data-data yang diperoleh dari internet.
BAB
II
KEGIATAN
STUDI WISATA
A.
Masa Persiapan
Pemberangkatan
pada hari Kamis, tanggal 02 Januari 2014 pukul 00.00 WIB. Sebelum
pemberangkatan siswa-siswi berkumpul di SMA Negeri 1 Rembang pukul 21.00 WIB.
Bapak Joko Mulyanto, S.Pd selaku kepala SMA Negeri 1 Rembang memberikan
pengarahan kepada siswanya yang akan melakukan karya wisata ke Bali. SMA Negeri
1 Rembang memberangkatkan 3 bus dengan jumlah siswa dari program kelas IPA dan
IPS berjumlah 156 siswa serta 6 guru pendamping dan tambahan dari luar sekolah
berjumlah 2 orang. Sebelum pemberangkatan kami berdoa dan dipimpin oleh Bapak
Drs. Saebani. Tepat pada pukul 00.00 WIB siswa mulai perjalanan menuju ke Pulau
Bali.
B.
Waktu Pelaksanaan
Adapun waktu
pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada :
Hari : Kamis – Senin
Tanggal : 02 Januari – 06 Januari 2014
C.
Peserta
Study
tour diikuti oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Rembang baik program IPA maupun IPS
dengan jumlah 156 siswa serta guru pendamping berjumlah 6 orang dan tambahan
dari luar 2 orang, jadi jumlah keseluruhan 164 orang.
D.
Obyek
Adapun obyek
yang wajib dikunjungi di Pulau Bali antara lain :
1.
Tanah
Lot
2.
Tanjung
Benoa
3.
GWK
(Garuda Wisnu Kencana)
4.
Pantai
Kuta
5.
Pasar
Sukawati
6.
Tari
Kecak
7.
Joger
8.
Bedugul
BAB
III
LAPORAN
PERJALANAN
A.
Hari Pertama
1.
Tanah Lot
Tanah Lot adalah sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Di sini
ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan
batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah
Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan
pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.
Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang
mengembara dari Jawa. Ia adalah Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan
kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan
tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben,
iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti
Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk
meninggalkan Tanah Lot. Ia menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot
beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke
tengah laut) dan membangun pura di sana. Ia juga mengubah selendangnya menjadi
ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular
ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti
ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari
ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben 'akhirnya'
menjadi pengikut Danghyang Nirartha.
Obyek wisata tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri
Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan. Disebelah utara Pura Tanah Lot
terdapat sebuah Pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing
ini menghubungkan Pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan
(melengkung). Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat
matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk
melihat keindahan sunset di sini.
2.
Tanjung Benoa
Disana merupakan usaha pemerintah Bali untuk melestarikan
penyu-penyu yang sudah mau punah, disana tidak hanya penyu saja yang ada
disana, tetapi juga ada penangkaran elang, landak, biawak, ular, kalong dll.
Tanjung Benoa Bali, daerah yang terletak di semenanjung selatan
Pulau Bali adalah sebuah kelurahan di Kuta Selatan dengan perpaduan yang unik
antara teluk dan tanjung membentuk pantai dengan ombak yang tidak terlalu
ganas. Kondisi yang sangat ideal untuk berbagai permainan menantang nyali
semacam watersport.
Tanjung Benoa yang terletak dikaki Pulau Bali, memang terkenal akan
wisata airnya atau lebih dikenal watersport. Berbagai sarana olahraga air
disediakan disini seperti banana boat, snorkling, flying fish, parasailing dan
jetski. Uniknya olah raga surfing yang banyak dijumpai di pantai-pantai lain
dari pulau bali justru tidak tersedia di objek wisata ini. Hal ini dikarenakan
ombak yang ada dilokasi wisata ini cenderung tenang, sehingga kurang cocok untuk
olah raga surfing.
Puas melihat-lihat dan berfoto-foto kita kembali lagi ke pantai,
bagi yang tidak mau ikut ke Teluk Penyu bisa menunggu sebentar di pantai
sebelahnya. Selesai melihat-lihat kita makan siang dan melanjutkan perjalanan
ke GWK.
3.
GWK (Garuda Wisnu Kencana)
Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (bahasa Inggris: Garuda Wisnu
Kencana Cultural Park), disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata di bagian
selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten
Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi
Bali. Di areal taman budaya ini, direncanakan akan didirikan sebuah landmark
atau maskot Bali, yakni patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang
menunggangi tunggangannya, Garuda, setinggi 12 meter. Area Taman Budaya Garuda
Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263
meter di atas permukaan laut.
Di kawasan itu terdapat juga Patung Garuda yang tepat di belakang
Plaza Wisnu adalah Garuda Plaza di mana patung setinggi 18 meter Garuda
ditempatkan sementara. Pada saat ini, Garuda Plaza menjadi titik fokus dari
sebuah lorong besar pilar berukir batu kapur yang mencakup lebih dari 4000
meter persegi luas ruang terbuka yaitu Lotus Pond. Pilar-pilar batu kapur
kolosal dan monumental patung Lotus Pond Garuda membuat ruang yang sangat
eksotis. Dengan kapasitas ruangan yang mampu menampung hingga 7000 orang, Lotus
Pond telah mendapatkan reputasi yang baik sebagai tempat sempurna untuk
mengadakan acara besar dan internasional.
Terdapat juga patung tangan Wisnu yang merupakan bagian dari patung
Dewa Wisnu. Ini merupakan salah satu langkah lebih dekat untuk menyelesaikan
patung Garuda Wisnu Kencana lengkap. Karya ini ditempatkan sementara di daerah
Tirta Agung.
GWK artinya "burung Garuda Kendaraan Dewa Wisnu",
merupakan salah satu obyek wisata di Bali,
keberadannya terletak diatas
dataran tinggi batu kapur padas dan menghadap ke kawasan pesisir selatan pulau
ini, letaknya di dataran tinggi memberikan ruang akses serta jarak pandang
cukup luas, pengunjung akan bisa menyaksikan pesisir Kuta berikut bandara
Ngurah Rai, tempat ini berjarak 25 km dari Denpasar sedangkan dari Bandara
hanya 15 km, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park adalah jendela seni dan budaya
Pulau Dewata yang memiliki latar belakang alami serta panorama indah, sangat
mengagumkan.Dengan luas 250 hektar akan bisa merangkum semua kegiatan budaya
Bali di sini. Pengunjung GWK akan menyaksikan kemegahan monumental serta
kekhusukan spiritual yang mana kesemuanya disempurnakan, dipadu dalam sentuhan
modern, beragam bentuk fasilitas, pelayanan tepat guna menjadi daya tarik bagi
setiap pengunjungnya. Amphitheatre berkapasitas 800 tempat duduk disertai
tatanan acoustic kelas satu, landskap di seting menjadi tempat tak tertandingi
untuk pagelaran seni budaya.
GWK diharapkan untuk jadi simbol untuk kebudayaan berbasis
keseimbangan alam menjaga keselaranan hubungan antara lingkungan, sesama juga
Tuhan . Dalam konsep Tri Murthi di mana Dewa Wisnu, bertugas untuk memelihara
alam semesta dan Garuda sebagai kendaraan Dewa Wisnu merupakan simbol dari
pengabdian yang tanpa pamrih. jadi diharapkan GWK merupakan simbol dari
penyelamatan lingkungan. GWK dibangung pada tahun 1997. Proyek ini sempat stop
karena banyak masalah diantaranya pendanaan. dimana masih kurang sekitar 600
miliar untuk menyelesaikan GWK ini, tampak baru selesai adalah Setengah badan
Dewa Wisnu, burung Garuda, dan tangan Dewa Wisnu. GWK ini Di design serta
dibangun oleh Nyoman Nuarta.
B.
Hari Kedua
1.
Pantai Kuta
Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di
sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di Kabupaten
Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah
menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering
pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari
pantai Sanur.
Sebelum menjadi objek wisata, Kuta merupakan sebuah pelabuhan
dagang. Di mana produk dari lokal diperdagangkan kepada pembeli dari luar Bali.
Pada abad ke-19, Mads Lange, seorang pedagang Denmark, datang ke Bali dan
mendirikan basis perdagangan di Kuta. Keahliannya dalam bernegosiasi, membuat
Mads Lange sebagai pedagang yang terkenal antara raja-raja Bali dengan
Belanda.Hugh Mahbett juga telah menerbitkan sebuah buku berjudul “Praise to
Kuta” yang berisi ajakan kepada masyarakat setempat untuk menyiapkan fasilitas
akomodasi wisata. Tujuannya untuk mengantisipasi ledakan wisatawan yang
berkunjung ke Bali. Buku itu kemudian menginspirasi banyak orang untuk
membangun fasilitas wisata seperti penginapan, restoran dan tempat hiburan.
Di Kuta terdapat banyak pertokoan, restoran dan tempat permandian
serta menjemur diri. Selain keindahan pantainya, pantai Kuta juga menawarkan
berbagai macam jenis hiburan lain misalnya bar dan restoran di sepanjang pantai
menuju pantai Legian. Rosovivo, Ocean Beach Club, Kamasutra, adalah beberapa
club paling ramai di sepanjang pantai Kuta.Pantai ini juga memiliki ombak yang
cukup bagus untuk olahraga selancar (surfing), terutama bagi peselancar pemula.
Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta.
Pantai Kuta (pantai berpasir putih), wisatawan yang berlibur di
Bali tidak akan pernah lupa untuk berkunjung ke pantai kuta, terutama pada saat
matahari akan terbenam. Pantai Kuta merupakan salah satu tempat di Bali untuk
melihat panorama terbenamnya matahari selain Pura Uluwatu, Pura Tanah Lot atau
pantai Jimbaran. Dapat kita bayangkan setiap hari terytama pada sore hari
pantai Kuta akan penuh dengan wisatawan domestik maupun mancanegara, menantikan
matahari terbenam, berenang, atau sekedar jalan-jaln di sepanjang bibir pantai
yang membuat pantai ini juga terkenal adalah ombaknya yang cukup tinggi untuk
melakukan olah raga air terutama berselancar (surfing). Tidak heran kalau
disepanjang pantai dapat dengan mudah kita menjumpai papan selancar yang
disewakan.
Aktivitas di Pantai Kuta
Berjemur
Pantai Kuta adalah sebuah magnet
bagi beachgoers, terutama bagi mereka yang tertarik untuk mendapatkan banyak
sohoran setelah berkunjung ke Pantai Kuta. Berbaring di pantai mengenakan
bikini atau celana pendek dan kacamata hitam bisa menjadi cara mudah untuk
menghabiskan hari di Kuta atau anda dapat menyewa kursi panjang matahari hanya
Rp. 30.000 per hari. Namun berhati-hati terhadap sinar kasar, akan sangat tidak
nyaman pada hari berikut jika tidak berlaku tabir surya, maka disarankan untuk
memilih pelindungan dengan kandungan SPF yang tinggi dan menghindari panas
siang intens untuk mendapatkan kulit cokelat bersinar indah sebelum kembali.
Untuk menghindari dehidrasi disarankan untuk minum banyak air dan minuman
ringan, semua tersedia dari vendor patroli pantai juga menjual makanan ringan,
es krim dan buah.
Slingshot
Kuta memiliki cara sendiri untuk
memuaskan dahaga adrenalin. Di tempat di depan Hotel Kuta Paradiso, ada katapel
raksasa yang bisa melontarkan anda 52 meter di udara. Bingkai Y berbentuk cagak
memiliki strip karet dua melekat pada uprights, mengarah kembali ke saku untuk
memegang dua kursi aman dirancang.
Surfing di Pantai Kuta
Pantai Kuta terkenal dengan memecah
gelombang dan air setinggi pinggang, sehingga seperti pantai yang sempurna
untuk berselancar pemula. Untuk mendapatkan beberapa pengetahuan dasar tentang
surfing, mendaftar untuk pelajaran dengan salah satu sekolah surfing terkenal
terletak tepat di depan pantai seperti Odysseys, Rip Curl Surf Sekolah atau
Surfer Gril Surfing School. Sebuah kursus tiga hari berselancar di biaya
sekolah yang terakreditasi sekitar US $ 100. Kali berikutnya anda kembali,
selama tetap dalam prakteknya dapat menjelajahi pantai-pantai selancar yang
tersembunyi di pulau itu, untuk peselancar yang lebih maju. Dapat memilih dari
lebih dari 30 istirahat surfing lainnya, semua dalam waktu 30 menit
berkendaraan dari Kuta.
Waterbom Park Waterslide
Waterbom dengan luas 3,8 hektar
taman tropis luas petualangan wahana air mendebarkan yang memiliki 15 slide
kecepatan tinggi, beberapa mencapai 50kph, jalan memusingkan, naik jantung
berdebar dan panjat tebing. Bahkan untuk menjadi lemah hati, ada banyak
fasilitas mencoba rakit sungai yang membawa ke sebuah sungai malas dimana kita
dapat menikmati hanyut bersama dalam rakit tabung melalui air terjun cascading,
riak lesu dan bahkan dedauanan tropis mewah ke layar dari kebingungan, kegembiraan,
belum lagi fasilitas spa untuk opsi yang lebih santai. Berjemur di taman
rumput, bersantai di gazebo atau berenang di sepanjang ke Poolside Bar untuk
memuaskan dahaga, sebelum putaran kedua petualangan adrenalin. Untuk anak-anak,
taman fitur Taman Kiddy, yang dirancang untuk keselamatan anak dan diawasi
setiap saat. Jika anda mendapatkan lapar selama semua aktivitas tersebut,
kepala ke food court di tengah taman karena dilarang untuk membawa makanan atau
minuman dari luar.
2.
Pasar Seni Sukawati
Pasar Seni Sukawati terletak di desa Sukawati, kecamatan Sukawati
kabupaten Gianyar, 18 km dari ibu kota Denpasar Bali dan dapat ditempuh dalam
waktu kira-kira 30 menit menggunakan kendaraan bermotor, 30 km dari kawasan
Kuta dan kurang lebih 90 menit perjalanan dari bandara Ngurah Rai Bali.
Pasar Seni Sukawati sudah ada sejak lama, namun baru di era tahun
80-an pasar ini menjual dan memasarkan produk kerajinan tangan yang menjadi
ciri khas Bali, sampai saat ini Pasar Seni Sukawati masih menajdi salah satu
pilihan yang menarik sebagai objek wisata belanja yang ada di Bali.
Di Pasar Seni Sukawati terdapat berbagai bentuk karya seni,
kerajinan tangan unik dan menarik yang dijual dan dipasarkan seperti lukisan,
baju barong, sarung/kain pantai, patung-patung, tas, dompet, payung, sandal,
bed cover, kalung dan berbagai bentuk kerajinan tangan lainnya. Pasar Seni
Sukawati buka dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore, sebelum mereka memulai
beraktifitas terlebih dahulu sembahyang. Setiap hari pasar ini selalu ramai
dikunjungi oleh berbagai lapisan masyarakat, juga para wisatawan yang bertujuan
berbelanja dan membeli kerajinan khas Bali untuk dijadikan sebagai koleksi,
souvenir dan cindra mata baik buat diri sendiri, saudara, keluarga, teman dan
kolega. Pasar Seni Sukawati tutup saat Hari Raya Nyepi dan Galungan.
Sebaiknya bila mau berbelanja di Pasar Seni Sukawati di pagi hari
karena pedagang disana menganggap dan percaya bila orang pertama datang dan
membeli barang dagangan mereka dianggap awal yang baik mendapatkan penglaris
dan akan mempermudah jualan mereka di siang hari, biasanya pembeli pertama bisa
mendapatkan harga relatif lebih murah. Pasar Seni Sukawati ini juga berlaku
tawar menawar dalam transaksi jual beli seperti halnya pasar seni atau pasar
tradisional lainnya. Dalam hal ini kita tidak pernah tahu berapa harga yang
pasti karena setiap pembeli mendapatkan harga yang berbeda. Jangan malu atau
sungkan untuk melakukan tawar menawar harga sehingga mendapatkan harga yang
sesuai dengan harapan, penjual tidak akan marah kalau kita menawar dengan harga
rendah, itu sudah menjadi tradisi disana.
Sebagian besar orang atau wisatawan pasti tahu dan pernah kesana.
Pusat oleh-oleh yang berada di Kabupaten Gianyar ini memang sangat terkenal di
penjuru pulau Bali bahkan di Indonesia. Pasar Seni Sukawati ini ada 3 tempat,
pasar sukawati 1, 2 dan 3. Tapi yang paling ramai dan paling lama berdiri
adalah Pasar Sukawati 1, jadi saran saya anda kunjungi pasar tersebut baru
lanjutkan ke Sukawati 2 dan 3 bila anda masih penasaran jangan khawatir jarak
antara pasar tersebut sangat dekat.
Menurut kepercayaan mereka bila berhasil jualan di pagi hari maka
akan membawa kelarisan untuk jam-jam berikutnya. Seperti di pasar-pasar
tradisional lainnya, anda disini dianjurkan sekali menawar barang yang dijual
kalau bisa tawar sampai 50% dari harga yang ditawarkan. Ada hal kecil yang agak
mengganggu disana yaitu para penjual oleh-oleh keliling yang menawarkan
barangnya dengan agak memaksa, tapi bila anda terganggu tidak usah dihiraukan
toh mereka juga cari uang.
Dibagian depan pasar Sukawati ini berjejer toko yang menjual aneka
ragam pakaian khas Bali seperti kaos, celana, abtik dan lainnya. Bila masuk
kedalam akan disuguhkan pajangan barang-barang yang mempunyai seni tinggi
seperti ukiran dari kayu, marmer, pahatan dari batu yang sangat khas Bali.
3.
Tari Kecak
Kecak (pelafalan: /'ke.tʃak/, secara kasar "KEH-chahk",
pengejaan alternatif: Ketjak, Ketjack), adalah pertunjukan seni khas Bali yang
diciptakan pada tahun 1930-an dan dimainkan terutama oleh laki-laki. Tarian ini
dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk
berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak" dan
mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera
membantu Rama melawan Rahwana. Namun demikian, Kecak berasal dari ritual
sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak
sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian
menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.
Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kain
kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka. Selain para penari
itu, ada pula para penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti
Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa. Lagu tari Kecak diambil dari
ritual tarian sanghyang. Selain itu, tidak digunakan alat musik. Hanya
digunakan kincringan yang dikenakan pada kaki penari yang memerankan
tokoh-tokoh Ramayana.
Sekitar tahun 1930-an Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis
Jerman Walter Spies menciptakan tari Kecak berdasarkan tradisi Sanghyang dan
bagian-bagian kisah Ramayana. Wayan Limbak memopulerkan tari ini saat
berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali-nya.
Tari Kecak adalah salah satu tarian Bali yang paling populer.
Tarian Kecak bisa ditemukan hanya disatu tempat di Bali, di Uluwatu. Stage atau
panggung pertunjukan di desan sedemikian rupa sehingga memiliki via Samudera
Hindia berdiri diatas bebatuan kokoh dengan tinggi puluhan meter dan pastinya
memiliki view sunset (matahari tenggelam) yang sangat menawan.
Pura Uluwatu adalah pura yang kaya akan nilai sejarah dan nilai
magis. Pura ini begitu luar biasa, berdiri diatas tebing dengan tinggi sekitar
30 meter di tengah hantaman lautan Hindia. Uluwatu dikenal sebagai tempat bagus
untuk surfing dan menghabiskan waktu di pantai. Atraksi lainnya yang sangat
diminati adalah sunset atau matahari tenggelam.
Pertunjukan Tari Kecak dimulai jam 18.00 atau tepat menjelang
sunset. Pertunjukan mengambil lakon cerita Ramayana dengan tokoh-tokoh utama
seperti Rama, Shinta, Rahwana dan beberapa tokoh punakawan dengan tingkahnya
yang lucu bisa menyegarkan suasana. Keistimewaan tari kecak yaitu tidak
mengandalkan alat musik untuk mengiringi tarian, melainkan paduan suara para
penarinya. Tari kecak juga dikenal dengan sebutan tarian kecak dan api.
Pertunjukan terakhir ini semacam bonus yang dapat mengundang decak kagum para
penonton.
Adapun Contoh
Adegan teks :
Beberapa
episode dari Epos itu dipagelarkan oleh :
Adegan
I : Rama, Sita, dan Kijang Emas
Rama, Sita dan Laksamana
memasuki arena, lalu muncul kijang Emas. Sita meminta Rama untuk
menangkapnya. Rama meninggalkan Sita yang di jaga oleh laksamana. Tiba-tiba
terdengar jeritan minta tolong. Menurut Sita itu pasti suara Rama, lalu
menyuruh Laksamana untuk menolongnya, karena dituduh hendak mencari untung atas
kematian Rama. Laksamana naim pitam dan meninggalkan Sita seorang diri.
Adegan II. Sita dan Rahwana
Rahwana muncul, menculik Sita serta menerbangkan ke Alenka
Adengan III. Sita Trijata dan Hanoman
Dengan ditemani Trijata keponakan Rahwana, sita meratapi nasibnya
ditaman istana Alengka. Hanoman Si Kera Putih muncul. Ia berkata bahwa ia
adalah utusan Sang Rama, dan ia pun memperlihatkan cincinnya untuk diserahkan
kepada Rama dengan pesan bahwa agar Rama segera menyelamatkannya.
Adengan IV. Rama, Meganada dan Garuda
Adegan ini memperlihatkan Rama di medan parangelawan Megananda,
putra Rahwana. Megananda menembak Rma dengan panah saktinya, yang kemudian
melilit Rama. Dalam keputusannya lalu memanggil Garuda, sekutunya Garuda lalu
membebaskana Rama.
Adegan V. Rama, Sugriwa dan Meganada
Munculnya Sugriwa si Raja Kera, segera terjadi pertarungan antara
Sugriwa dan Megananda. Pertunjukkan di akhiri dengan kemenangan di pihak Rama.
Akhir cerita, Rama, Sita, Laksamana kembali pulang dengan rasa bahagia.
TARI SANGHYANG DEDARI
Tari Sanghyang Dedari muncul dari adanya fungsi religius. Untuk
tetap menjaga keamanan dan kemakmuran desa. Tari ini di pertunjukkan untuk
mengusir roh-roh jahat, yang mengganggu penduduk desa, dalam wujud wabah atau
kematian.
Dijelaskan bahwa Sanghyang Dedari, adalah jenis tarian ritual
dengan kepercayaan bahwa ada saat-saat tertentu turut menemui umatnyadan ia
memasuki tubuh si penari. Sanghyang adalah sebutan yang berarti “suci”.
Dedari artinya malaikat. Tari ini dipentaskan oleh dua orang gadis
mungil di bawah umur, karena karena keperawanan berarti kesucian. Tari
Sanghyang dimana para penarinya kesurupan sebelum menari, dipentas dipura dan
diiringi dengan iring-iringan menuju tempat yang ditentukan. Diiringi tembang
dan kidung suara pria dan wanita, para penari mulai melirik-lirik bebas seperti
gemulai tarian legong. Sangat ajaib, bahwa gerak mereka selalu sama, walaupun
mereka menari dengan mata tertutup selama pertunjukkan. Begitu kidung terhenti,
gadis cilik tersebut terhempas yang kemudian segera di gotong dan segera
dibebaskan dari pengaruh kesurupan oleh pemangku, setelah memerciki mereka
dengan air suci.
TARI SANGHYANG JARAN
Ditarikan oleh seorang lelaki kesurupan, yang berjingkrak-jingkrak
seperti tingkah laku seekor kuda. Ia menari diatas bara pai yang terbuat dari
sabut kelapa. Jika kidung Sanghyang menuntunnya ke api, maka ia pun akan
mencari diatas api.
C.
Hari Ketiga
1.
Joger
Joger
mungkin di telinga, kata Joger sudah tidak asing lagi, apalagi yang sudah
pernah melancong ke Pulau Bali. Produk-produk dari joger seperti kaos, tas,
sendal, dan furnitur lainnya. Namun selain kita sudah mengenal produk-produk
joger kita harus tahu juga sejarah joger hingga bisa seperti saat ini.
Kata
joger merupakan gabungan dari 5 Huruf yaitu J . O . G . E . R jika kita cari di
kamus bahasa indonesia kata ini belum memiliki arti, ia itu pasti karena kaya
JOGER itu sendiri bukan di ambil dari kata yang ada sebelumnya. Pada tahun 1980
Pak Joseph Theodorus Wulianadi (pemilik joger) mengawali usahanya di sebuah
pertokoan di Jl. Sulawesi 37, Denpasar. awalnya Joseph Theodorus Wulianadi
belum memiliki nama untuk Toko kecilnya itu tidak seperti toko – toko yang
berada di sekitarnya sampai – sampai Dinas perdagangan Denpasar meminta agar
Toko yang dimilikinya segera di berikan nama sehingga mudah di bedakan antara
toko – tokok yang berada di sekitarnya. pada tanggal 9 bulan 9 tahun 1951
Joseph Theodorus Wulianadi merenungkan diri di atas tempat tidurnya beliau
merenungkan nama apa yang cocok untuk Tokonya itu. yang jelas Joseph Theodorus
Wulianadi tidak ingin nama tokonya di berikan dengan nama yang umum atau yang
biasa kita lihat di pasar – pasar atau toko biasa, beliau ingin nama tokonya
itu bernama yang Unik artinya nama yang muncul dari dalam hati nurani. seiring
detik jam berjalan Tuan Joseph Theodorus Wulianadi teringat dengan jasa besar
dari Mr. Gerhard dimana dia telah memberikan dana sebesar $ 20.000 sebagai
hadiah pernikahan Joseph Theodorus Wulianadi dengan Istri tercintanya Ery
Kusdarijati, Mr. Gerhard merupakan teman sekolahnya dulu di Hotelfachshule, Bad Wiesee, Jerman Barat,
tahun 1970-an.
Dengan
berjalannya waktu detik jam akhirnya tuan Joseph menggabungkan nama “Joseph”
dan nama temannya “Gerhard” sehingga dari nama tersebut diambilah 2 karakter
dari kiri dari nama Joseph = JO dan 3 karakter dari kiri Gerhard = GER sehingga
jika digabungkan menjadi JOGER.
Dan
pada tanggal 19 Januari 1981 merupakan hari lahir joger dimana nama joger
pertama kalinya digunakan sebagai nama Toko tuan Joseph namun nama Tokonya saat
itu belum murni JOGER tapi “ART & BATIK SHOP JOGER” awalnya masyarakat
belum tau dan belum tertarik dengan Product yang di jual oleh toko ini namun
karena seiring berjalannya waktu dan tren yang terus bergerak akhirnya product
– product Toko Joger di terima dan menarik banyak masyarakat karena setiap
barang seperti Kaos dan souvenir – souvenir lainnya terdapata kata – kata yang unik khas Joger. hingga
akhirnnya nama Joger menjadi nama besar dan harum. pada tanggal 7 Juli 1987
diputuskan bahwa joger hanya akan di buka di satu toko di Bali dimana hanya
akan bisa di jumpai di Jl. Raya Kuta – Bali. dan sejak tahun 1990-an hingga
saat ini Joger di sebut sebagai PABRIK KATA – KATA.
Keunikan
lainnya di Joger adalah kita akan mendapatkan diskon 10%, bila kita waktu
belanja bertepatan dengan tanggal ulang tahun kita. Di dalam sana kita akan
sering mendengar slogan Joger tersebut yaitu “Belanja Tidak Belanja Tetap Thank
You”. Mohon diperhatikan juga bila anda berbelanja disana pada waktu Peak
Season agar lebih hati-hati dengan barang bawaan anda karena pada saat itu
Joger dipenuhi para wisatawan yang ingin berbelanja bahkan untuk jalan pun
sangat sulit karena penuh sesak. Jadi jika ingin berbelanja di Joger, siapkan
kantong yang tebal karena sesampainya disana anda pasti akan ingin membeli
semua yang ada.
Liburan
di Bali belum cukup rasanya jika tidak berkunjung ke Joger Bali. Joger Bali
dikenal dengan pabrik kata-kata yang beralokasi di kawasan jalan raya Kuta.
Tempatnya sangat strategis dan menempuh waktu 10 menit dari bandara Ngurah Rai
jika tidak terjadi kemacetan. Untuk pastinya, alamat Joger Bali berada di Jalan
Raya Kuta dekat supermarket Supernova.
Harganya
pun bervariasi dengan kualitas yang sangat diutamakan. Hampir tiap hari tempat
ini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Terutama saat musim
liburan, idul fitri, natal, maupun menjelang tahun baru. Tempatnya yang
strategis dengan produk yang unik-unik membuat toko ini tidak pernah sepi
pengunjung. Sehingga para pengunjung sering kehabisan stock ukuran baju.
Sebaiknya berkunjung tidak pada musim liburan maupun hari raya. Jadi akan bebas
memilih dan tidak kehabisan ukuran.
2.
Bedugul
Bedugul adalah salah satu tempat wisata di Indonesia yang memberikan
ketenangan ketika kita berada di tempat ini.Bedugul terletak di desa Candi
Kuning, Kecamatan Baturiti kabupaten tabanan kurang lebih jaraknya 45 km dari
pusat kota kabupaten dan Jaraknya dari kota denpasar sekitar 50 km ke arah
utara mengikuti jalan raya Pura tersebut berada di tepi danau Beratan, nama
pura ulun danu diambil dari kata danau.
Bedugul berasal dari kata Bedogol. Di Bedugul terdapat danau
beratan yang merupakan danau paling dangkal. Di daerah danau Bedugul ini banyak
terdapat hasil pertanian. Disini hasil pertanian yang paling banyak dijumpai
adalah buah-buahan dan sayuran. Banyak jenis buah-buahan disini, diantaranya
adalah buah markisa, buah anggur, dan buah manila.Pemandangan alam Danau
Beratan yang ada di Bedugul ini sangat indah. Hamparan danau sedalam 23 meter
membuat mata menjadi sejuk dan damai. Belum lagi terdapat sebuah pura luhur
yaitu pura Ulundanu yang berada ditengah-tengah danau. Pura Ulundanu adalah
tempat pemujaan untuk Dewi Danu atau Dewi Sri sebagai dewi kemakmuran yang
dibangun sekitar abad XVI. Pura ini memiliki atap (meru) sebanyak 11 tingkat.
Fasilitas yang disediakan di Bedugul diantaranya adalah kapal-kapal
laut yang disewakan kepada pengunjung agar dapat menikmati keindahan danau di
Bedugul, dan kios-kios penjual yang
menjajakan dagangannya. Biasanya penjual disana menjual berbagai buah-buahan
hasil pertanian disana.
Berikut adalah beberapa objek wisata yang dapat anda nikmati saat
anda berkunjung ke Bedugul :
1)
Danau Beratan
Danau
Beratan terletak di kawasan Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti,
Kabupaten Tabanan, Bali. Berada di jalur jalan provinsi yang menghubungkan
Denpasar – Singaraja. Danau Beratan merupakan salah satu objek wisata di
Bedugul yang sayang kalau Anda lewatkan. Cuaca yang sejuk di siang hari membuat
Anda merasa nyaman untuk menikmati pemandangan di sekeliling danau Beratan.
Untuk menikmati pemandangan di sekeliling danau, Anda bisa menyewa kapal boot
dan sampan. Sangat cocok bagi Anda dan keluarga atau bersama pasangan Anda
untuk menikmati keindahan alam di sekitar danau Beratan. Lokasi wisata danau
Beratan juga menawarkan berbagai olahraga air dan restaurant sebagai sarana
pendukung lainnya.
2)
Pura Ulun Danu
Pura
Ulun Danu adalah Pura yang ada di pinggir Danau Beratan. Di sebelah kiri
halaman depan PuraUlun Danu Beratan terdapat sebuah sarkopagus dan sebuah papan
batu, yang berasal dari masa tradisi megalitik, sekitar 500 SM. Kedua artefak
tersebut sekarang ditempatkan masing-masing di atas Babaturan atau teras diperkirakan
lokasi di mana Pura Ulun Danu Beratan, telah digunakan sebagai tempat untuk
melaksanakan kegiatan ritual sejak jaman megalitik. Pura Ulun Danu Beratan
terdiri dari 4 komplek pura yaitu: Pura Lingga Petak, Pura Penataran Pucak
Mangu, Pura Terate Bang, dan Pura Dalem Purwa berfungsi untuk memuja keagungan
Tuhan dalam manifestasinya sebagai Dewa Tri Murti, guna memohon anugerah
kesuburan, kemakmuran, kesejahteraan manusia dan lestarinya alam semesta.
3)
Kebun Raya Eka Bali
Suasana berbeda ketika anda memasuki kawasan Wisata Kebun Raya Eka
Bali. Pepohonan besar di sepanjang jalan dan beraneka tanaman membuat anda
serasa memasuki hutan yang tertata rapi. Kebun Raya ini adalah sebuah kebun
Botani dibawah pembinaan Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor. Luas Kebun
raya Eka Bali sekitar 157,5 ha dan memiliki koleksi tanaman yang dikelompokkan
berdasarkan kerabatnya. Kebun Raya Eka Bali adalah salah satu lokasi wisata
favorit bagi warga yang berasal dari kota seperti Denpasar atau badung untuk
berwisata atau piknik bersama keluarga.
4)
Petik Strawberry
Lokasi wisata bedugul yang terdapat di daerah pegunungan membuat
daerah ini menjadi daerah penghasil buah-buahan dan sayuran yang beraneka
ragam. Anda dapat membeli oleh-oleh buah dan sayuran segar dari daerah ini,
salah satu lokasi yang cukup terkenal adalah pasar Candikuning.
Selain membeli langsung dari para pedagangnya, anda juga dapat
menikmati senangnya memetik buah khususnya strawberry langsung dari pohonnya.
Di lokasi wisata bedugul banyak perkebunan-perkebunan strawberry yang
menawarkan paket wisata memetik strawberry dengan biaya yang sangat terjangkau.
Tapi tidak sempurna jika hanya
sekedar membaca dan memahami saja apa itu Bali, tapi harus datang ketempatnya
secara langsung jika ada kesempatan. Kesempatan bukanlah sebatas materi saja.
Tapi semuanya, baik kesempatan sehat, kesempatan materi, maupun kesempatan
imateriil. Mungkin saya adalah salah satu orang yang beruntung bisa mengunjungi
Pulau Dewata atau Pulau Seribu Pura yang merupakan salah satu tempat tujuan
wisata dunia, dan saya bangga jadi anak Indonesia dengan kekayaan alamnya yang
exotice dan yang membuat lebih indahlagi adalah kebersamaan disaat masa-masa
indah.
BAB
IV
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Berdasarkan
pembahasan pada bab sebelumnya dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut :
1.
Objek
wisata di pulau Bali memiliki karkteristik/daya tarik tersendiri bagi wisatawan
domestik maupun mancanegara. Hal tersebut yang membuat pulau Bali dijadikan
sebagai tempat berlibur maupun sebagai tempat kunjungan studi wisata.
2.
Pesona
alam serta kebudayaan yang ada di pulau Bali membuat wawasan peserta studi
wisata akan kebudayaan nusantara bertambah.
3.
Keunikan
dan ciri khas tersendiri dari pulau Bali membuat Indonesia semakin terkenal di
dunia luar serta menghasilkan devisa yang besar bagi Indonesia.
4.
Dalam
studi wisata ini peserta dapat lebih memahami dan menghormati budaya-budaya
yang masih kental yang berada di Indonesia serta dapat mengembangkan rasa
persatuan dan kesatuan bangsa tanpa membeda-bedakan golongan, ras, budaya, dan
agamanya.
Pulau Bali merupakan salah satu
pulau di Indonesia yang memiliki banyak keindahan alam dan kebudayaannya yang
khas khususnya budaya seni tari dan seni pahat. Oleh karena itu, banyak
wisatawan domestik maupun luar negeri yang ingin mengunjungi pulau ini. Tujuan
mereka datang berkunjung salah satunya adalah untuk melihat dari dekat
bagaimana sosok Bali yang sebenarnya dan mempelajari budaya-budaya Bali
khususnya seni tari dan seni pahat.
Selain budaya dan panorama alam yang
disebutkan diatas ada juga budaya yang tidak kalah menariknya yaitu upacara
adat yang dilakukan oleh sebagian besar penduduk Bali yang mayoritas beragama
Hindu. Kebanyakan dalam pelaksanaan upacara adat sering disajikan tarian-tarian
khas dari Pulau Bali.
B.
Saran
1.
Bagi
Sekolah
a.
Sekolah
diharapkan dapat menganjurkan kepada biro perjalanan agar menyusun jadwal
perjalanan dengan cemat, agar peserta studi wisata dapat mengikuti dengan
teratur.
b.
Sekolah
sebaiknya dapat memberi keringanan biaya bagi siswa-siswi yang kurang mampu
atau kesulitan biaya untuk mengikuti studi wisata sehingga tiadak ada
siswa-siswi yang tidak bisa mengikuti studi wisata karena kendala biaya.
c.
Sekolah
diharapkan memberi waktu yang lebih lama bagi siswa untuk mengerjakan laporan
perjalanan.
2.
Bagi
Guru Pendamping
a.
Sebaiknya
lebih mengawasi, menasehati, dan melarang peserta melakukan tindakan berbahaya
sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
b.
Diharapkan
lebih mendisiplinkan para peserta agar lebih dapat membawa diri untuk bersikap
dalam bergaul.
c.
Lebih
memperhatikan kesehatan peserta, khususnya keadaan peserta yang kurang sehat
selama perjalanan.
d.
Diharapkan
dapat menjadi orang tua dan teman bagi siswa-siswi selama studi wisata
dilaksanakan sehingga dapat lebih akrab.
3.
Bagi
Siswa
a.
Siswa
diharapkan tidak hanya memanfaatkan studi wisata sebagai sarana rekreasi, namun
juga sebagai sarana belajar untuk menambah wawasan.
b.
Siswa
diharapkan tertib dan disiplin agar perjalanan studi wisata berjalan lancar
c.
Siswa
diharapkan dapat menjaga sikap selama studi wisata, serta memperhatikan semua
perintah atau peraturan dari biro tour, guru pembimbing dan tour guide demi
keamanan pribadi.
DAFTAR
PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Garuda_Wisnu_Kencana







1 komentar:
El Cortez Casino & Resort - Mapyro
Find the El Cortez Casino & Resort, El 광주광역 출장안마 Cortez Hotel, NV location 제천 출장샵 in 세종특별자치 출장마사지 El Cortez, 양주 출장마사지 NV. 제천 출장마사지 Get directions, reviews and information for El Cortez Casino & Resort in El Cortez,
Posting Komentar