karya tulis pulau bali




MENGENAL OBJEK WISATA

DI PULAU BALI

Laporan Perjalanan Ini Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu

Tugas Bahasa Indonesia Semester II

SMA Negeri 1 Rembang Purbalingga

Tahun Pelajaran 2013/2014




Disusun Oleh :

Nama       :

Kelas        :

NIS          :



SMA NEGERI 1 REMBANG

TAHUN PELAJARAN 2013/2014


PENGESAHAN

Laporan perjalanan ini telah disetujui dan disahkan oleh guru pembimbing pada :

Hari                 :

Tanggal           :

Tempat            :    SMA Negeri 1 Rembang



Mengetahui

Kepala SMA Negeri 1 Rembang                                             Guru Pembimbing



Joko Mulyanto, S.Pd.                                                              Dra. Henifah

NIP. 19651023 198901 1 001                                                 NIP. 19680520 2007011 2 026




MOTTO

  •  Allah menginginkan orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang diberi pengetahuan beberapa derajat.
  •  Koreksilah diri anda sendiri sebelum mengoreksi orang lain
  • Jangan mencampuradukkan antara dugaan dan kepastian
  •  Dan bersama kesukaran pasti ada kemudahan, karena itu bila selesai suatu tugas mulailah tugas yang lain dengan sungguh-sungguh. Hanya kepada Tuhanmu hendaknya kau berharap.
  •  Kesalahan adalah pengalaman dan pengalaman guru yang berharga
  • Ilmu tanpa diamalkan ibarat pohon tak berbuah
  • Kegagaglan adalah keberhasilan yang tertunda
  •  Memperoleh kemenangan lantaran bertambah seorang teman lebih berharga dari pada kemenangan cinta dari seorang perempuan.
  • Kegagalan adalah keberuntungan yang tertunda
  • Menjadi lebih baik dari kemarin
  •   Cintailah pribadi yang membuat kita menjadi pribadi tangguh
  • Sebaik-baik teman adalah yang dapat dipercaya
  • Sungguh, Allah tidak akan mengubah nasib suatu sampai mereka sendiri mengubah nasib suatu kaum sampai mereka sendiri mengubah dirinya.
PERSEMBAHAN

Laporan perjalanan ini penulis persembahkan kepada :

1.      Bapak Joko Mulyanto, S.Pd selaku Kepala SMA Negeri 1 Rembang

2.      Ibu Tri Pujiningsih, S.Pd selaku wali kelas XI IPS 3

3.      Ibu Dra. Henifah selaku guru pembimbing

4.      Bapak dan ibu guru serta staf karyawan SMA Negeri 1 Rembang

5.      Ayah dan ibu serta keluarga tercinta yang ikhlas hati telah membina dan mendampingi saya.

6.      Teman-teman kelas XI yang telah membantu memperlancar proses pembuatan laporan perjalanan ini.


KATA PENGANTAR

Dengan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan taufik dan hidayah-Nya, sehingga Laporan Karya Wisata ke Pulau Bali ini dapat terselesaikan. Karya wisata ke Pulau Bali ini sangat diperlukan karena bisa memotivasi seluruh siswa agar lebih bisa memahami arti budaya di setiap daerah. Di dalam buku ini juga terdapat penanaman akan nilai-nilai edukasi dan estetikanya yang berakar pada tradisi budaya bangsa. Hal ini juga sangat berguna bagi siswa dalam proses penanaman jati diri bangsa. Oleh karena itu, adanya Laporan Karya Wisata ke Pulau Bali ini bisa menunjang motivasi siswa.

Dengan selesainya Laporan Wisata ke Pulau Bali ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada:

1.      Bapak Joko Mulyanto, S.Pd selaku kepala SMA Negeri 1 Rembang

2.      Ibu Tri Pujiningsih, S.Pd selaku wali kelas XI IPS 3

3.      Ibu Meyliana Alamsari, S.Pd selaku guru Bahasa Indonesia

4.      Ibu Dra. Henifah selaku guru pembimbing

5.      Bapak dan ibu guru serta seluruh karyawan dan karyawati SMA Negeri 1 Rembang

Penulis menyadari bahwa sebagai manusia yang memiliki keterbatasan, tentu hasil karya ini tidak luput dari kesalahan. Sesuai kata pepatah “Tiada Gading Yang Tak Retak” dan sesuai kata bijak, tiada yang sempurna dalam hidup. Dengan segala kerendahan hati penulis mohon kritik dan saran yang bisa membantu memperbaiki kesalahan yang ada pada laporan karya tulis ini. Dan atas krtik dan sarannya, penulis ucapkan banyak terima kasih. Dengan upaya dan semangat meningkatkan ilmu pengetahuan. Semoga karya penulis ini dapat bermanfaat bagi kita semua
 Penulis

BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Pembuatan Laporan

Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang mempunyai beragam budaya, tradisi dan adat istiadat yang khas. Disetiap rumah di Bali terdapat tempat ibadah yang berada di depan rumah penduduk. Penduduk melakukan ritual tersebut secara rutin. Di bali juga terdapat adat istiadat yang sangat mencolok yaitu upacara ngaben atau upacara pembakaran mayat. Tidak semua penduduk melakukan upacara tersebut, seringnya dilakukan oleh orang-orang atau keluarga yang berada dan keturunan bangsawan.

Mayoritas agama di Bali adalah Hindu, sebagiannya beragama Islam dan Budha. Bali terbagi menjadi 52 kecamatan, yang terdiri dari 8 kabupaten dan kota madya yaitu Denpasar. Bali terkenal dengan apresiasi masyarakatnya yang tinggi terhadap karya seni, diantaranya seni patung, seni pahat, seni lukis, seni musik dan tarian tradisional. Bali disebut juga Pulau Seribu Pura atau Pulau Seribu Candi, karena pura atau candi ditemukan di semua tempat, di pintu gerbang desa, di depan kantor-kantor pemerintah, bahkan di depan rumah penduduk.

Terlepas dari perkambangan dunia modern, namun masyarakatnya mampu menjaga kelestarian dan kelangsungan budaya, keyakinan dan tradisi mereka dalam keasliannya masyarakat Bali. Demikian juga berhubungan dengan pariwisata, Bali merupakan tujuan wisata paling utama dan paling diminati, keindahan alam di Bali dapat berupa pantai, pegunungan, danau dan masih banyak lagi. 
B.     Tujuan Pembuatan Laporan

Sasaran utama karya tulis adalah meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa-siswi SMA Negeri 1 Rembang. Tujuan dari karya wisata ke Pulau Bali antara lain :

1.      Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang kesenian, kebudayaan dan adat istiadat di Bali.

2.      Untuk melengkapi tugas karya tulis bahasa Indonesia

3.      Sebagai proses belajar mengajar semester genap untuk mengenal alam dan kebudayaan Indonesia khususnya Bali.

4.      Sebagai sarana rekreasi dan refresing

5.      Untuk merefresingkan otak, sebelum latihan ulangan semester genap atau kenaikan kelas.
C.    Manfaat

      1.      Sebagai tambahan materi di luar sekolah

      2.      Melatih siswa agar dapat mengolah laporan widya wisata

     3.      Menambah pembendaharaan pustaka sekolah yang menunjang minat baca siswa agar pengetahuannya lebih luas.

D.    Metode Pengumpulan Data

Dalam karya tulis ini penulis menggunakan beberapa metode antara lain yaitu :

      1.      Observasi

Metode observasi adalah suatu metode pengumpulan data dengan cara meninjau objek atau tempatnya secara langsung untuk mendapatkan data yang akurat dan ilmiah, kemudian dikembangkan dalam karya tulis ilmiah. Untuk mendapatkan bukti dalam hal penulisan karya tulis ini penulis langsung menuju objek wisata Pulau Bali.

      2.      Library atau Kepustakaan

Metode library adalah suatu metode pengumpulan data dengan cara penulis menvari sumber dari buku-buku referensi yang ada kaitannya dengan tema karya tulis ini guna memperkuat dan mengembangkan materi pada karya tulis ini.

      3.      Internet

Internet adalah salah satu media untuk komunikasi sekaligus untuk mencari informasi dari berbagai sumber. Biasanya metode ini adalah metode yang paling efektif, karena dapat menghemat waktu sekaligus banyak sumber-sumber atau data-data yang diperoleh dari internet.

BAB II

KEGIATAN STUDI WISATA

A.    Masa Persiapan

Pemberangkatan pada hari Kamis, tanggal 02 Januari 2014 pukul 00.00 WIB. Sebelum pemberangkatan siswa-siswi berkumpul di SMA Negeri 1 Rembang pukul 21.00 WIB. Bapak Joko Mulyanto, S.Pd selaku kepala SMA Negeri 1 Rembang memberikan pengarahan kepada siswanya yang akan melakukan karya wisata ke Bali. SMA Negeri 1 Rembang memberangkatkan 3 bus dengan jumlah siswa dari program kelas IPA dan IPS berjumlah 156 siswa serta 6 guru pendamping dan tambahan dari luar sekolah berjumlah 2 orang. Sebelum pemberangkatan kami berdoa dan dipimpin oleh Bapak Drs. Saebani. Tepat pada pukul 00.00 WIB siswa mulai perjalanan menuju ke Pulau Bali. 
B.     Waktu Pelaksanaan

Adapun waktu pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada :

Hari               :    Kamis – Senin

Tanggal          :    02 Januari – 06 Januari 2014

C.    Peserta

Study tour diikuti oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Rembang baik program IPA maupun IPS dengan jumlah 156 siswa serta guru pendamping berjumlah 6 orang dan tambahan dari luar 2 orang, jadi jumlah keseluruhan 164 orang.

D.    Obyek

Adapun obyek yang wajib dikunjungi di Pulau Bali antara lain :

       1.      Tanah Lot

       2.      Tanjung Benoa

       3.      GWK (Garuda Wisnu Kencana)

       4.      Pantai Kuta

       5.      Pasar Sukawati

       6.      Tari Kecak

       7.      Joger

       8.      Bedugul

BAB III

LAPORAN PERJALANAN

A.    Hari Pertama

      1.      Tanah Lot

Tanah Lot adalah sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.

Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Ia adalah Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot. Ia menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura di sana. Ia juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben 'akhirnya' menjadi pengikut Danghyang Nirartha.

Obyek wisata tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan. Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah Pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan Pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan (melengkung). Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini.

     2.      Tanjung Benoa

Disana merupakan usaha pemerintah Bali untuk melestarikan penyu-penyu yang sudah mau punah, disana tidak hanya penyu saja yang ada disana, tetapi juga ada penangkaran elang, landak, biawak, ular, kalong dll.

Tanjung Benoa Bali, daerah yang terletak di semenanjung selatan Pulau Bali adalah sebuah kelurahan di Kuta Selatan dengan perpaduan yang unik antara teluk dan tanjung membentuk pantai dengan ombak yang tidak terlalu ganas. Kondisi yang sangat ideal untuk berbagai permainan menantang nyali semacam watersport.

Tanjung Benoa yang terletak dikaki Pulau Bali, memang terkenal akan wisata airnya atau lebih dikenal watersport. Berbagai sarana olahraga air disediakan disini seperti banana boat, snorkling, flying fish, parasailing dan jetski. Uniknya olah raga surfing yang banyak dijumpai di pantai-pantai lain dari pulau bali justru tidak tersedia di objek wisata ini. Hal ini dikarenakan ombak yang ada dilokasi wisata ini cenderung tenang, sehingga kurang cocok untuk olah raga surfing.

Puas melihat-lihat dan berfoto-foto kita kembali lagi ke pantai, bagi yang tidak mau ikut ke Teluk Penyu bisa menunggu sebentar di pantai sebelahnya. Selesai melihat-lihat kita makan siang dan melanjutkan perjalanan ke GWK.

      3.      GWK (Garuda Wisnu Kencana)

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (bahasa Inggris: Garuda Wisnu Kencana Cultural Park), disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata di bagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali. Di areal taman budaya ini, direncanakan akan didirikan sebuah landmark atau maskot Bali, yakni patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya, Garuda, setinggi 12 meter. Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut.

Di kawasan itu terdapat juga Patung Garuda yang tepat di belakang Plaza Wisnu adalah Garuda Plaza di mana patung setinggi 18 meter Garuda ditempatkan sementara. Pada saat ini, Garuda Plaza menjadi titik fokus dari sebuah lorong besar pilar berukir batu kapur yang mencakup lebih dari 4000 meter persegi luas ruang terbuka yaitu Lotus Pond. Pilar-pilar batu kapur kolosal dan monumental patung Lotus Pond Garuda membuat ruang yang sangat eksotis. Dengan kapasitas ruangan yang mampu menampung hingga 7000 orang, Lotus Pond telah mendapatkan reputasi yang baik sebagai tempat sempurna untuk mengadakan acara besar dan internasional.

Terdapat juga patung tangan Wisnu yang merupakan bagian dari patung Dewa Wisnu. Ini merupakan salah satu langkah lebih dekat untuk menyelesaikan patung Garuda Wisnu Kencana lengkap. Karya ini ditempatkan sementara di daerah Tirta Agung.

GWK artinya "burung Garuda Kendaraan Dewa Wisnu", merupakan salah satu obyek wisata di Bali,  keberadannya  terletak diatas dataran tinggi batu kapur padas dan menghadap ke kawasan pesisir selatan pulau ini, letaknya di dataran tinggi memberikan ruang akses serta jarak pandang cukup luas, pengunjung akan bisa menyaksikan pesisir Kuta berikut bandara Ngurah Rai, tempat ini berjarak 25 km dari Denpasar sedangkan dari Bandara hanya 15 km, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park adalah jendela seni dan budaya Pulau Dewata yang memiliki latar belakang alami serta panorama indah, sangat mengagumkan.Dengan luas 250 hektar akan bisa merangkum semua kegiatan budaya Bali di sini. Pengunjung GWK akan menyaksikan kemegahan monumental serta kekhusukan spiritual yang mana kesemuanya disempurnakan, dipadu dalam sentuhan modern, beragam bentuk fasilitas, pelayanan tepat guna menjadi daya tarik bagi setiap pengunjungnya. Amphitheatre berkapasitas 800 tempat duduk disertai tatanan acoustic kelas satu, landskap di seting menjadi tempat tak tertandingi untuk pagelaran seni budaya.

GWK diharapkan untuk jadi simbol untuk kebudayaan berbasis keseimbangan alam menjaga keselaranan hubungan antara lingkungan, sesama juga Tuhan . Dalam konsep Tri Murthi di mana Dewa Wisnu, bertugas untuk memelihara alam semesta dan Garuda sebagai kendaraan Dewa Wisnu merupakan simbol dari pengabdian yang tanpa pamrih. jadi diharapkan GWK merupakan simbol dari penyelamatan lingkungan. GWK dibangung pada tahun 1997. Proyek ini sempat stop karena banyak masalah diantaranya pendanaan. dimana masih kurang sekitar 600 miliar untuk menyelesaikan GWK ini, tampak baru selesai adalah Setengah badan Dewa Wisnu, burung Garuda, dan tangan Dewa Wisnu. GWK ini Di design serta dibangun oleh Nyoman Nuarta.

B.     Hari Kedua

      1.      Pantai Kuta

Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur.

Sebelum menjadi objek wisata, Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang. Di mana produk dari lokal diperdagangkan kepada pembeli dari luar Bali. Pada abad ke-19, Mads Lange, seorang pedagang Denmark, datang ke Bali dan mendirikan basis perdagangan di Kuta. Keahliannya dalam bernegosiasi, membuat Mads Lange sebagai pedagang yang terkenal antara raja-raja Bali dengan Belanda.Hugh Mahbett juga telah menerbitkan sebuah buku berjudul “Praise to Kuta” yang berisi ajakan kepada masyarakat setempat untuk menyiapkan fasilitas akomodasi wisata. Tujuannya untuk mengantisipasi ledakan wisatawan yang berkunjung ke Bali. Buku itu kemudian menginspirasi banyak orang untuk membangun fasilitas wisata seperti penginapan, restoran dan tempat hiburan.

Di Kuta terdapat banyak pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri. Selain keindahan pantainya, pantai Kuta juga menawarkan berbagai macam jenis hiburan lain misalnya bar dan restoran di sepanjang pantai menuju pantai Legian. Rosovivo, Ocean Beach Club, Kamasutra, adalah beberapa club paling ramai di sepanjang pantai Kuta.Pantai ini juga memiliki ombak yang cukup bagus untuk olahraga selancar (surfing), terutama bagi peselancar pemula. Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta.

Pantai Kuta (pantai berpasir putih), wisatawan yang berlibur di Bali tidak akan pernah lupa untuk berkunjung ke pantai kuta, terutama pada saat matahari akan terbenam. Pantai Kuta merupakan salah satu tempat di Bali untuk melihat panorama terbenamnya matahari selain Pura Uluwatu, Pura Tanah Lot atau pantai Jimbaran. Dapat kita bayangkan setiap hari terytama pada sore hari pantai Kuta akan penuh dengan wisatawan domestik maupun mancanegara, menantikan matahari terbenam, berenang, atau sekedar jalan-jaln di sepanjang bibir pantai yang membuat pantai ini juga terkenal adalah ombaknya yang cukup tinggi untuk melakukan olah raga air terutama berselancar (surfing). Tidak heran kalau disepanjang pantai dapat dengan mudah kita menjumpai papan selancar yang disewakan.

Aktivitas di Pantai Kuta

Berjemur

Pantai Kuta adalah sebuah magnet bagi beachgoers, terutama bagi mereka yang tertarik untuk mendapatkan banyak sohoran setelah berkunjung ke Pantai Kuta. Berbaring di pantai mengenakan bikini atau celana pendek dan kacamata hitam bisa menjadi cara mudah untuk menghabiskan hari di Kuta atau anda dapat menyewa kursi panjang matahari hanya Rp. 30.000 per hari. Namun berhati-hati terhadap sinar kasar, akan sangat tidak nyaman pada hari berikut jika tidak berlaku tabir surya, maka disarankan untuk memilih pelindungan dengan kandungan SPF yang tinggi dan menghindari panas siang intens untuk mendapatkan kulit cokelat bersinar indah sebelum kembali. Untuk menghindari dehidrasi disarankan untuk minum banyak air dan minuman ringan, semua tersedia dari vendor patroli pantai juga menjual makanan ringan, es krim dan buah.

Slingshot

Kuta memiliki cara sendiri untuk memuaskan dahaga adrenalin. Di tempat di depan Hotel Kuta Paradiso, ada katapel raksasa yang bisa melontarkan anda 52 meter di udara. Bingkai Y berbentuk cagak memiliki strip karet dua melekat pada uprights, mengarah kembali ke saku untuk memegang dua kursi aman dirancang.

Surfing di Pantai Kuta

Pantai Kuta terkenal dengan memecah gelombang dan air setinggi pinggang, sehingga seperti pantai yang sempurna untuk berselancar pemula. Untuk mendapatkan beberapa pengetahuan dasar tentang surfing, mendaftar untuk pelajaran dengan salah satu sekolah surfing terkenal terletak tepat di depan pantai seperti Odysseys, Rip Curl Surf Sekolah atau Surfer Gril Surfing School. Sebuah kursus tiga hari berselancar di biaya sekolah yang terakreditasi sekitar US $ 100. Kali berikutnya anda kembali, selama tetap dalam prakteknya dapat menjelajahi pantai-pantai selancar yang tersembunyi di pulau itu, untuk peselancar yang lebih maju. Dapat memilih dari lebih dari 30 istirahat surfing lainnya, semua dalam waktu 30 menit berkendaraan dari Kuta.

Waterbom Park Waterslide

Waterbom dengan luas 3,8 hektar taman tropis luas petualangan wahana air mendebarkan yang memiliki 15 slide kecepatan tinggi, beberapa mencapai 50kph, jalan memusingkan, naik jantung berdebar dan panjat tebing. Bahkan untuk menjadi lemah hati, ada banyak fasilitas mencoba rakit sungai yang membawa ke sebuah sungai malas dimana kita dapat menikmati hanyut bersama dalam rakit tabung melalui air terjun cascading, riak lesu dan bahkan dedauanan tropis mewah ke layar dari kebingungan, kegembiraan, belum lagi fasilitas spa untuk opsi yang lebih santai. Berjemur di taman rumput, bersantai di gazebo atau berenang di sepanjang ke Poolside Bar untuk memuaskan dahaga, sebelum putaran kedua petualangan adrenalin. Untuk anak-anak, taman fitur Taman Kiddy, yang dirancang untuk keselamatan anak dan diawasi setiap saat. Jika anda mendapatkan lapar selama semua aktivitas tersebut, kepala ke food court di tengah taman karena dilarang untuk membawa makanan atau minuman dari luar.

     2.      Pasar Seni Sukawati

Pasar Seni Sukawati terletak di desa Sukawati, kecamatan Sukawati kabupaten Gianyar, 18 km dari ibu kota Denpasar Bali dan dapat ditempuh dalam waktu kira-kira 30 menit menggunakan kendaraan bermotor, 30 km dari kawasan Kuta dan kurang lebih 90 menit perjalanan dari bandara Ngurah Rai Bali.

Pasar Seni Sukawati sudah ada sejak lama, namun baru di era tahun 80-an pasar ini menjual dan memasarkan produk kerajinan tangan yang menjadi ciri khas Bali, sampai saat ini Pasar Seni Sukawati masih menajdi salah satu pilihan yang menarik sebagai objek wisata belanja yang ada di Bali.

Di Pasar Seni Sukawati terdapat berbagai bentuk karya seni, kerajinan tangan unik dan menarik yang dijual dan dipasarkan seperti lukisan, baju barong, sarung/kain pantai, patung-patung, tas, dompet, payung, sandal, bed cover, kalung dan berbagai bentuk kerajinan tangan lainnya. Pasar Seni Sukawati buka dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore, sebelum mereka memulai beraktifitas terlebih dahulu sembahyang. Setiap hari pasar ini selalu ramai dikunjungi oleh berbagai lapisan masyarakat, juga para wisatawan yang bertujuan berbelanja dan membeli kerajinan khas Bali untuk dijadikan sebagai koleksi, souvenir dan cindra mata baik buat diri sendiri, saudara, keluarga, teman dan kolega. Pasar Seni Sukawati tutup saat Hari Raya Nyepi dan Galungan.

Sebaiknya bila mau berbelanja di Pasar Seni Sukawati di pagi hari karena pedagang disana menganggap dan percaya bila orang pertama datang dan membeli barang dagangan mereka dianggap awal yang baik mendapatkan penglaris dan akan mempermudah jualan mereka di siang hari, biasanya pembeli pertama bisa mendapatkan harga relatif lebih murah. Pasar Seni Sukawati ini juga berlaku tawar menawar dalam transaksi jual beli seperti halnya pasar seni atau pasar tradisional lainnya. Dalam hal ini kita tidak pernah tahu berapa harga yang pasti karena setiap pembeli mendapatkan harga yang berbeda. Jangan malu atau sungkan untuk melakukan tawar menawar harga sehingga mendapatkan harga yang sesuai dengan harapan, penjual tidak akan marah kalau kita menawar dengan harga rendah, itu sudah menjadi tradisi disana.

Sebagian besar orang atau wisatawan pasti tahu dan pernah kesana. Pusat oleh-oleh yang berada di Kabupaten Gianyar ini memang sangat terkenal di penjuru pulau Bali bahkan di Indonesia. Pasar Seni Sukawati ini ada 3 tempat, pasar sukawati 1, 2 dan 3. Tapi yang paling ramai dan paling lama berdiri adalah Pasar Sukawati 1, jadi saran saya anda kunjungi pasar tersebut baru lanjutkan ke Sukawati 2 dan 3 bila anda masih penasaran jangan khawatir jarak antara pasar tersebut sangat dekat.

Menurut kepercayaan mereka bila berhasil jualan di pagi hari maka akan membawa kelarisan untuk jam-jam berikutnya. Seperti di pasar-pasar tradisional lainnya, anda disini dianjurkan sekali menawar barang yang dijual kalau bisa tawar sampai 50% dari harga yang ditawarkan. Ada hal kecil yang agak mengganggu disana yaitu para penjual oleh-oleh keliling yang menawarkan barangnya dengan agak memaksa, tapi bila anda terganggu tidak usah dihiraukan toh mereka juga cari uang.

Dibagian depan pasar Sukawati ini berjejer toko yang menjual aneka ragam pakaian khas Bali seperti kaos, celana, abtik dan lainnya. Bila masuk kedalam akan disuguhkan pajangan barang-barang yang mempunyai seni tinggi seperti ukiran dari kayu, marmer, pahatan dari batu yang sangat khas Bali.

      3.      Tari Kecak

Kecak (pelafalan: /'ke.tʃak/, secara kasar "KEH-chahk", pengejaan alternatif: Ketjak, Ketjack), adalah pertunjukan seni khas Bali yang diciptakan pada tahun 1930-an dan dimainkan terutama oleh laki-laki. Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak" dan mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Namun demikian, Kecak berasal dari ritual sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.

Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kain kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka. Selain para penari itu, ada pula para penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa. Lagu tari Kecak diambil dari ritual tarian sanghyang. Selain itu, tidak digunakan alat musik. Hanya digunakan kincringan yang dikenakan pada kaki penari yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana.

Sekitar tahun 1930-an Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter Spies menciptakan tari Kecak berdasarkan tradisi Sanghyang dan bagian-bagian kisah Ramayana. Wayan Limbak memopulerkan tari ini saat berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali-nya.

Tari Kecak adalah salah satu tarian Bali yang paling populer. Tarian Kecak bisa ditemukan hanya disatu tempat di Bali, di Uluwatu. Stage atau panggung pertunjukan di desan sedemikian rupa sehingga memiliki via Samudera Hindia berdiri diatas bebatuan kokoh dengan tinggi puluhan meter dan pastinya memiliki view sunset (matahari tenggelam) yang sangat menawan.

Pura Uluwatu adalah pura yang kaya akan nilai sejarah dan nilai magis. Pura ini begitu luar biasa, berdiri diatas tebing dengan tinggi sekitar 30 meter di tengah hantaman lautan Hindia. Uluwatu dikenal sebagai tempat bagus untuk surfing dan menghabiskan waktu di pantai. Atraksi lainnya yang sangat diminati adalah sunset atau matahari tenggelam.

Pertunjukan Tari Kecak dimulai jam 18.00 atau tepat menjelang sunset. Pertunjukan mengambil lakon cerita Ramayana dengan tokoh-tokoh utama seperti Rama, Shinta, Rahwana dan beberapa tokoh punakawan dengan tingkahnya yang lucu bisa menyegarkan suasana. Keistimewaan tari kecak yaitu tidak mengandalkan alat musik untuk mengiringi tarian, melainkan paduan suara para penarinya. Tari kecak juga dikenal dengan sebutan tarian kecak dan api. Pertunjukan terakhir ini semacam bonus yang dapat mengundang decak kagum para penonton.

Adapun Contoh Adegan teks :

Beberapa episode dari Epos itu dipagelarkan oleh :

Adegan I : Rama, Sita, dan Kijang Emas

Rama, Sita dan Laksamana  memasuki arena, lalu muncul kijang Emas. Sita meminta Rama untuk menangkapnya. Rama meninggalkan Sita yang di jaga oleh laksamana. Tiba-tiba terdengar jeritan minta tolong. Menurut Sita itu pasti suara Rama, lalu menyuruh Laksamana untuk menolongnya, karena dituduh hendak mencari untung atas kematian Rama. Laksamana naim pitam dan meninggalkan Sita seorang diri.

Adegan II. Sita dan Rahwana

Rahwana muncul, menculik Sita serta menerbangkan ke Alenka

Adengan III. Sita Trijata dan Hanoman

Dengan ditemani Trijata keponakan Rahwana, sita meratapi nasibnya ditaman istana Alengka. Hanoman Si Kera Putih muncul. Ia berkata bahwa ia adalah utusan Sang Rama, dan ia pun memperlihatkan cincinnya untuk diserahkan kepada Rama dengan pesan bahwa agar Rama segera menyelamatkannya.

Adengan IV. Rama, Meganada dan Garuda

Adegan ini memperlihatkan Rama di medan parangelawan Megananda, putra Rahwana. Megananda menembak Rma dengan panah saktinya, yang kemudian melilit Rama. Dalam keputusannya lalu memanggil Garuda, sekutunya Garuda lalu membebaskana Rama.

Adegan V. Rama, Sugriwa dan Meganada

Munculnya Sugriwa si Raja Kera, segera terjadi pertarungan antara Sugriwa dan Megananda. Pertunjukkan di akhiri dengan kemenangan di pihak Rama. Akhir cerita, Rama, Sita, Laksamana kembali pulang dengan rasa bahagia.

TARI SANGHYANG DEDARI

Tari Sanghyang Dedari muncul dari adanya fungsi religius. Untuk tetap menjaga keamanan dan kemakmuran desa. Tari ini di pertunjukkan untuk mengusir roh-roh jahat, yang mengganggu penduduk desa, dalam wujud wabah atau kematian.

Dijelaskan bahwa Sanghyang Dedari, adalah jenis tarian ritual dengan kepercayaan bahwa ada saat-saat tertentu turut menemui umatnyadan ia memasuki tubuh si penari. Sanghyang adalah sebutan yang berarti “suci”.

Dedari artinya malaikat. Tari ini dipentaskan oleh dua orang gadis mungil di bawah umur, karena karena keperawanan berarti kesucian. Tari Sanghyang dimana para penarinya kesurupan sebelum menari, dipentas dipura dan diiringi dengan iring-iringan menuju tempat yang ditentukan. Diiringi tembang dan kidung suara pria dan wanita, para penari mulai melirik-lirik bebas seperti gemulai tarian legong. Sangat ajaib, bahwa gerak mereka selalu sama, walaupun mereka menari dengan mata tertutup selama pertunjukkan. Begitu kidung terhenti, gadis cilik tersebut terhempas yang kemudian segera di gotong dan segera dibebaskan dari pengaruh kesurupan oleh pemangku, setelah memerciki mereka dengan air suci.

TARI SANGHYANG JARAN

Ditarikan oleh seorang lelaki kesurupan, yang berjingkrak-jingkrak seperti tingkah laku seekor kuda. Ia menari diatas bara pai yang terbuat dari sabut kelapa. Jika kidung Sanghyang menuntunnya ke api, maka ia pun akan mencari diatas api. 

C.    Hari Ketiga

            1.      Joger

Joger mungkin di telinga, kata Joger sudah tidak asing lagi, apalagi yang sudah pernah melancong ke Pulau Bali. Produk-produk dari joger seperti kaos, tas, sendal, dan furnitur lainnya. Namun selain kita sudah mengenal produk-produk joger kita harus tahu juga sejarah joger hingga bisa seperti saat ini.

Kata joger merupakan gabungan dari 5 Huruf yaitu J . O . G . E . R jika kita cari di kamus bahasa indonesia kata ini belum memiliki arti, ia itu pasti karena kaya JOGER itu sendiri bukan di ambil dari kata yang ada sebelumnya. Pada tahun 1980 Pak Joseph Theodorus Wulianadi (pemilik joger) mengawali usahanya di sebuah pertokoan di Jl. Sulawesi 37, Denpasar. awalnya Joseph Theodorus Wulianadi belum memiliki nama untuk Toko kecilnya itu tidak seperti toko – toko yang berada di sekitarnya sampai – sampai Dinas perdagangan Denpasar meminta agar Toko yang dimilikinya segera di berikan nama sehingga mudah di bedakan antara toko – tokok yang berada di sekitarnya. pada tanggal 9 bulan 9 tahun 1951 Joseph Theodorus Wulianadi merenungkan diri di atas tempat tidurnya beliau merenungkan nama apa yang cocok untuk Tokonya itu. yang jelas Joseph Theodorus Wulianadi tidak ingin nama tokonya di berikan dengan nama yang umum atau yang biasa kita lihat di pasar – pasar atau toko biasa, beliau ingin nama tokonya itu bernama yang Unik artinya nama yang muncul dari dalam hati nurani. seiring detik jam berjalan Tuan Joseph Theodorus Wulianadi teringat dengan jasa besar dari Mr. Gerhard dimana dia telah memberikan dana sebesar $ 20.000 sebagai hadiah pernikahan Joseph Theodorus Wulianadi dengan Istri tercintanya Ery Kusdarijati, Mr. Gerhard merupakan teman sekolahnya dulu  di Hotelfachshule, Bad Wiesee, Jerman Barat, tahun 1970-an.

Dengan berjalannya waktu detik jam akhirnya tuan Joseph menggabungkan nama “Joseph” dan nama temannya “Gerhard” sehingga dari nama tersebut diambilah 2 karakter dari kiri dari nama Joseph = JO dan 3 karakter dari kiri Gerhard = GER sehingga jika digabungkan menjadi JOGER.

Dan pada tanggal 19 Januari 1981 merupakan hari lahir joger dimana nama joger pertama kalinya digunakan sebagai nama Toko tuan Joseph namun nama Tokonya saat itu belum murni JOGER tapi “ART & BATIK SHOP JOGER” awalnya masyarakat belum tau dan belum tertarik dengan Product yang di jual oleh toko ini namun karena seiring berjalannya waktu dan tren yang terus bergerak akhirnya product – product Toko Joger di terima dan menarik banyak masyarakat karena setiap barang seperti Kaos dan souvenir – souvenir lainnya terdapata  kata – kata yang unik khas Joger. hingga akhirnnya nama Joger menjadi nama besar dan harum. pada tanggal 7 Juli 1987 diputuskan bahwa joger hanya akan di buka di satu toko di Bali dimana hanya akan bisa di jumpai di Jl. Raya Kuta – Bali. dan sejak tahun 1990-an hingga saat ini Joger di sebut sebagai PABRIK KATA – KATA.

Keunikan lainnya di Joger adalah kita akan mendapatkan diskon 10%, bila kita waktu belanja bertepatan dengan tanggal ulang tahun kita. Di dalam sana kita akan sering mendengar slogan Joger tersebut yaitu “Belanja Tidak Belanja Tetap Thank You”. Mohon diperhatikan juga bila anda berbelanja disana pada waktu Peak Season agar lebih hati-hati dengan barang bawaan anda karena pada saat itu Joger dipenuhi para wisatawan yang ingin berbelanja bahkan untuk jalan pun sangat sulit karena penuh sesak. Jadi jika ingin berbelanja di Joger, siapkan kantong yang tebal karena sesampainya disana anda pasti akan ingin membeli semua yang ada.

Liburan di Bali belum cukup rasanya jika tidak berkunjung ke Joger Bali. Joger Bali dikenal dengan pabrik kata-kata yang beralokasi di kawasan jalan raya Kuta. Tempatnya sangat strategis dan menempuh waktu 10 menit dari bandara Ngurah Rai jika tidak terjadi kemacetan. Untuk pastinya, alamat Joger Bali berada di Jalan Raya Kuta dekat supermarket Supernova.

Harganya pun bervariasi dengan kualitas yang sangat diutamakan. Hampir tiap hari tempat ini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Terutama saat musim liburan, idul fitri, natal, maupun menjelang tahun baru. Tempatnya yang strategis dengan produk yang unik-unik membuat toko ini tidak pernah sepi pengunjung. Sehingga para pengunjung sering kehabisan stock ukuran baju. Sebaiknya berkunjung tidak pada musim liburan maupun hari raya. Jadi akan bebas memilih dan tidak kehabisan ukuran. 
     2.      Bedugul

Bedugul adalah salah satu tempat wisata di Indonesia yang memberikan ketenangan ketika kita berada di tempat ini.Bedugul terletak di desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti kabupaten tabanan kurang lebih jaraknya 45 km dari pusat kota kabupaten dan Jaraknya dari kota denpasar sekitar 50 km ke arah utara mengikuti jalan raya Pura tersebut berada di tepi danau Beratan, nama pura ulun danu diambil dari kata danau.

Bedugul berasal dari kata Bedogol. Di Bedugul terdapat danau beratan yang merupakan danau paling dangkal. Di daerah danau Bedugul ini banyak terdapat hasil pertanian. Disini hasil pertanian yang paling banyak dijumpai adalah buah-buahan dan sayuran. Banyak jenis buah-buahan disini, diantaranya adalah buah markisa, buah anggur, dan buah manila.Pemandangan alam Danau Beratan yang ada di Bedugul ini sangat indah. Hamparan danau sedalam 23 meter membuat mata menjadi sejuk dan damai. Belum lagi terdapat sebuah pura luhur yaitu pura Ulundanu yang berada ditengah-tengah danau. Pura Ulundanu adalah tempat pemujaan untuk Dewi Danu atau Dewi Sri sebagai dewi kemakmuran yang dibangun sekitar abad XVI. Pura ini memiliki atap (meru) sebanyak 11 tingkat.

Fasilitas yang disediakan di Bedugul diantaranya adalah kapal-kapal laut yang disewakan kepada pengunjung agar dapat menikmati keindahan danau di Bedugul, dan  kios-kios penjual yang menjajakan dagangannya. Biasanya penjual disana menjual berbagai buah-buahan hasil pertanian disana.

Berikut adalah beberapa objek wisata yang dapat anda nikmati saat anda berkunjung ke Bedugul :

1)      Danau Beratan

Danau Beratan terletak di kawasan Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Berada di jalur jalan provinsi yang menghubungkan Denpasar – Singaraja. Danau Beratan merupakan salah satu objek wisata di Bedugul yang sayang kalau Anda lewatkan. Cuaca yang sejuk di siang hari membuat Anda merasa nyaman untuk menikmati pemandangan di sekeliling danau Beratan. Untuk menikmati pemandangan di sekeliling danau, Anda bisa menyewa kapal boot dan sampan. Sangat cocok bagi Anda dan keluarga atau bersama pasangan Anda untuk menikmati keindahan alam di sekitar danau Beratan. Lokasi wisata danau Beratan juga menawarkan berbagai olahraga air dan restaurant sebagai sarana pendukung lainnya.

2)      Pura Ulun Danu

Pura Ulun Danu adalah Pura yang ada di pinggir Danau Beratan. Di sebelah kiri halaman depan PuraUlun Danu Beratan terdapat sebuah sarkopagus dan sebuah papan batu, yang berasal dari masa tradisi megalitik, sekitar 500 SM. Kedua artefak tersebut sekarang ditempatkan masing-masing di atas Babaturan atau teras diperkirakan lokasi di mana Pura Ulun Danu Beratan, telah digunakan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan ritual sejak jaman megalitik. Pura Ulun Danu Beratan terdiri dari 4 komplek pura yaitu: Pura Lingga Petak, Pura Penataran Pucak Mangu, Pura Terate Bang, dan Pura Dalem Purwa berfungsi untuk memuja keagungan Tuhan dalam manifestasinya sebagai Dewa Tri Murti, guna memohon anugerah kesuburan, kemakmuran, kesejahteraan manusia dan lestarinya alam semesta.

3)      Kebun Raya Eka Bali

Suasana berbeda ketika anda memasuki kawasan Wisata Kebun Raya Eka Bali. Pepohonan besar di sepanjang jalan dan beraneka tanaman membuat anda serasa memasuki hutan yang tertata rapi. Kebun Raya ini adalah sebuah kebun Botani dibawah pembinaan Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor. Luas Kebun raya Eka Bali sekitar 157,5 ha dan memiliki koleksi tanaman yang dikelompokkan berdasarkan kerabatnya. Kebun Raya Eka Bali adalah salah satu lokasi wisata favorit bagi warga yang berasal dari kota seperti Denpasar atau badung untuk berwisata atau piknik bersama keluarga.

4)      Petik Strawberry

Lokasi wisata bedugul yang terdapat di daerah pegunungan membuat daerah ini menjadi daerah penghasil buah-buahan dan sayuran yang beraneka ragam. Anda dapat membeli oleh-oleh buah dan sayuran segar dari daerah ini, salah satu lokasi yang cukup terkenal adalah pasar Candikuning.

Selain membeli langsung dari para pedagangnya, anda juga dapat menikmati senangnya memetik buah khususnya strawberry langsung dari pohonnya. Di lokasi wisata bedugul banyak perkebunan-perkebunan strawberry yang menawarkan paket wisata memetik strawberry dengan biaya yang sangat terjangkau.

Tapi tidak sempurna jika hanya sekedar membaca dan memahami saja apa itu Bali, tapi harus datang ketempatnya secara langsung jika ada kesempatan. Kesempatan bukanlah sebatas materi saja. Tapi semuanya, baik kesempatan sehat, kesempatan materi, maupun kesempatan imateriil. Mungkin saya adalah salah satu orang yang beruntung bisa mengunjungi Pulau Dewata atau Pulau Seribu Pura yang merupakan salah satu tempat tujuan wisata dunia, dan saya bangga jadi anak Indonesia dengan kekayaan alamnya yang exotice dan yang membuat lebih indahlagi adalah kebersamaan disaat masa-masa indah.
BAB IV

PENUTUP

A.    Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut :

     1.      Objek wisata di pulau Bali memiliki karkteristik/daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal tersebut yang membuat pulau Bali dijadikan sebagai tempat berlibur maupun sebagai tempat kunjungan studi wisata.

    2.      Pesona alam serta kebudayaan yang ada di pulau Bali membuat wawasan peserta studi wisata akan  kebudayaan nusantara bertambah.

     3.      Keunikan dan ciri khas tersendiri dari pulau Bali membuat Indonesia semakin terkenal di dunia luar serta menghasilkan devisa yang besar bagi Indonesia.

     4.      Dalam studi wisata ini peserta dapat lebih memahami dan menghormati budaya-budaya yang masih kental yang berada di Indonesia serta dapat mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa tanpa membeda-bedakan golongan, ras, budaya, dan agamanya.

Pulau Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki banyak keindahan alam dan kebudayaannya yang khas khususnya budaya seni tari dan seni pahat. Oleh karena itu, banyak wisatawan domestik maupun luar negeri yang ingin mengunjungi pulau ini. Tujuan mereka datang berkunjung salah satunya adalah untuk melihat dari dekat bagaimana sosok Bali yang sebenarnya dan mempelajari budaya-budaya Bali khususnya seni tari dan seni pahat.

Selain budaya dan panorama alam yang disebutkan diatas ada juga budaya yang tidak kalah menariknya yaitu upacara adat yang dilakukan oleh sebagian besar penduduk Bali yang mayoritas beragama Hindu. Kebanyakan dalam pelaksanaan upacara adat sering disajikan tarian-tarian khas dari Pulau Bali.
B.     Saran

            1.      Bagi Sekolah

a.       Sekolah diharapkan dapat menganjurkan kepada biro perjalanan agar menyusun jadwal perjalanan dengan cemat, agar peserta studi wisata dapat mengikuti dengan teratur.

b.      Sekolah sebaiknya dapat memberi keringanan biaya bagi siswa-siswi yang kurang mampu atau kesulitan biaya untuk mengikuti studi wisata sehingga tiadak ada siswa-siswi yang tidak bisa mengikuti studi wisata karena kendala biaya.

c.       Sekolah diharapkan memberi waktu yang lebih lama bagi siswa untuk mengerjakan laporan perjalanan.

           2.      Bagi Guru Pendamping

a.       Sebaiknya lebih mengawasi, menasehati, dan melarang peserta melakukan tindakan berbahaya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

b.      Diharapkan lebih mendisiplinkan para peserta agar lebih dapat membawa diri untuk bersikap dalam bergaul.

c.       Lebih memperhatikan kesehatan peserta, khususnya keadaan peserta yang kurang sehat selama perjalanan.

d.      Diharapkan dapat menjadi orang tua dan teman bagi siswa-siswi selama studi wisata dilaksanakan sehingga dapat lebih akrab.

            3.      Bagi Siswa

a.       Siswa diharapkan tidak hanya memanfaatkan studi wisata sebagai sarana rekreasi, namun juga sebagai sarana belajar untuk menambah wawasan.

b.      Siswa diharapkan tertib dan disiplin agar perjalanan studi wisata berjalan lancar

c.       Siswa diharapkan dapat menjaga sikap selama studi wisata, serta memperhatikan semua perintah atau peraturan dari biro tour, guru pembimbing dan tour guide demi keamanan pribadi.

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Garuda_Wisnu_Kencana








1 komentar:

edythtaff mengatakan...

El Cortez Casino & Resort - Mapyro
Find the El Cortez Casino & Resort, El 광주광역 출장안마 Cortez Hotel, NV location 제천 출장샵 in 세종특별자치 출장마사지 El Cortez, 양주 출장마사지 NV. 제천 출장마사지 Get directions, reviews and information for El Cortez Casino & Resort in El Cortez,

Posting Komentar

Copyright 2009 Aisha Syifa Aalinarrohman . All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates