KEABADIAN CINTA
Angin menyapa
dengan lembut selembut cahaya di sore ini, matahari akan segera kembali
menyembunyikan tubuhnya ke ufuk barat.
Burung, ayam, kerbau, bebek kembali menuju ke sarangnya masing-masing,
tetapi seorang laki-laki masih asyik menikmati semua keindahan desa yang
tersaji begitu sangat sedap dipandang mata serta duduk di depan rumah sambil
menikmati segelas kopi yang masih panas dengan rasa khas kopi buatan
tradisional sehingga terasa begitu nikmat.
Ia bernama Kusmono. Ia sangat
tampan berkulit putih serta rambut yang sedikit gondrong.
Seorang
perempuan berambut panjang terurai, kulit putih, badan langsing tiba-tiba lewat
di depan kusmono. Ia bernama Resmi
Astiti sering dipanggil resmi. Ia
tersenyum ramah kepada Kusmono lalu menyapa Kusmono dengan sangat sopan dan
lembut.
“Mas, ... “
sapanya kepada Kusmono
“Iya ... kamu
mau kemana?” sahut Kusmono
“Saya mau ke
warung, mari ...,” jawabnya
Resmi lalu
melanjutkan perjalanannya kembali dan meninggalkan Kusmono yang sedang duduk di
depan rumahnya. Tiba-tiba Kusmono
merasakan sesuatu di hatinya, sesuatu yang tidak sewajarnya.
Malam menyapa
ditemani dengan suara jangkrik yang sangat keras terdengar di telinga. Ia
baringkan tubuhnya di atas ranjang, tetapi malam itu keadaan hatinya sedang
berbeda dari biasanya. Wajah Resmi masih melayang-layang memenuhi otaknya,
senyum manisnya, lembut tutur katanya, keramahan wajahnya dan kesopanan
sikapnya, semua itu tak mau hilang dari otaknya.
“Mungkinkah
ini yang namanya cinta?” ia berkata di dalam hatinya. Bersama dengan bunga-bunga
yang bermekaran di dalam hatinya, ia terlelap dan terbawa ke alam mimpi bersama
dengan wajah cantik Resmi.
Kokok ayam
berulang-ulang terdengar di telinga sehingga membangunkan Kusmono dari tidur
lelapnya. Hari baru, mentari baru, cerita baru menyapanya, ia bergegas bangun
dan membersihkan tubuhnya.
“Kus, Kus
kesini sarapan, ibu sudah masak!” suara ibunya terdengar dari luar ruangan.
“Iya bu, nanti
sebentar lagi” jawabnya, lalu ia bergegas untuk sarapan bersama kedua orang
tuanya. Kepulan nasi jagung ditemani dengan tempe goreng dan sayur bayam
tersaji di atas meja yang rasanya ingin segera ia santap.









